Beberapa tahun kemarin, komunitas penggemar sepeda semakin banyak ditemui. Kalau di Jakarta ada komunitas bike to work, teman-teman kerja angkatan saya punya komunitas CintaPITRI (pecinta pit-pitan Republik Indonesia).
Sebenarnya, saya tidak akan menulis tentang komunitas pecinta sepeda. Saya hanya ingin bercerita tentang sepeda. Lebih tepatnya, merangkum dua kisah tentang sepeda. Kisah yang beberapa saat lalu mengingatkan saya, menyemangati saya untuk terus bergerak maju mendekati akhir perjalanan-dua-tahun yang dituju.
Life is like riding a bicycle
Pagi itu, saya membereskan rak dan lemari. Saya menemukan sebuah tas, souvenir pernikahan putrinya Pakdhe di Jakarta. Tas dari kain belacu bertuliskan sebuah kutipan yang sering menjadi status facebook atau BBM-nya teman-teman.
“Life is like riding a bicycle. To keep your balance you must keep moving”.
Kehidupan itu seperti mengendarai sepeda roda dua, untuk menjaga keseimbangannya kita harus terus bergerak. Ketika pedal tidak dikayuh maka kita dan sepeda akan terjatuh. (Kecuali kita berada di jalan yang menurun, atau kita pasang standar penyangganya. Hehe..)
Saat bersepeda bersama-sama rombongan, semestinya kita menyamakan ritme dan kecepatan agar bisa bersama-sama tiba di tujuan. Jika kita terlalu lambat mengayuh atau terlena saat mengusap peluh, maka kita akan tertinggal dari yang lain, kecuali kita bisa mengejarnya secepat angin.
Kecepatan terkadang dipengaruhi oleh sepeda yang dikendarai. Kecepatan sepeda balap tentu tak sama dengan kecepatan sepeda biasa. Padahal, sepeda punya bermacam-macam jenis, merek, warna, model, harga dan sebagainya. Meskipun begitu, mengendarai sepeda yang sama tidak serta merta menjadikan kecepatan kita sama. Semua kembali pada kemampuan dan kemauan kita yang mengendarainya.
Life is a long distance race
Waktu itu, Juni 2015 hampir berakhir. The Return of Superman episode 83 tayang di waktu yang tepat. Meskipun saya menonton tayangannya terlambat, tapi saya membaca reviunya sebelum momen terlewat. Menenangkan, menguatkan hati dan pikiran. Segmen ketiga dan ketujuh di episode itu bercerita tentang balita-kembar-tiga-favorit-saya yang diajak ayahnya mengikuti lomba triathlon (renang, bersepeda, dan marathon) di lingkungannya. Si ganteng Daehan menemani ayahnya berenang, si cute Minguk menemani bersepeda, dan si tengil Manse ikut maraton.
Pada saat bersepeda, Mr. Song mulai tertinggal jauh dari peserta lainnya, namun dia tetap berbahagia dan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan pertandingan karena dukungan tiga balita kembarnya. Dia pun berkata kepada si cute yang duduk di kereta belakang sepedanya:
“Tidak apa-apa kita tertinggal di belakang, karena pengalaman berharga juga akan tertinggal untuk kita kenang.”
Dalam wawancaranya, Mr. Song berkata:
“Ketika bersepeda, saya memang sedikit lambat. Banyak orang yang mendahului kami. Begitu juga dengan kehidupan yang saya jalani. Banyak orang yang melampaui saya. Tapi kita semua tahu, memang begitulah kehidupan. Terkadang kita memimpin di depan dan terkadang harus tertinggal jauh di belakang. Menjadi yang terdepan maupun yang tertinggal, jangan sampai membuat kita pongah ataupun menyerah. Itu yang ingin saya tunjukkan kepada anak-anak saya. Life is a long distance race and it’s not an easy job to complete the race.”
-o0o-
Akhirnya, syukur alhamdulillah untuk dua tahun terakhir yang penuh pengalaman berharga, yang akan tertinggal di hati dan kepala. Untuk semua yang terus mendukung dari garis finish, yang selalu memberikan senyuman termanis, yang setia mendengar curah hati dan mengusap tangis, yang memandang dari kejauhan dengan miris, maupun yang diam-diam mendoakan di bawah gerimis:
terimakasih, maturnuwun, kamsahamnida, dan jazakumullahu khairan katsira
Garis finish telah berada di depan mata, apakah pertandingan telah sampai pada akhirnya? Tentusaja... belum apa-apa. Masih panjang lintasan di depan yang harus dilalui dan ditaklukkan.
Don’t brag and don’t give up. Ganbatte!! ^_^v
~ Hari kelima lebaran 2015, sebuah catatan untuk diri sendiri ~
~ Special thanks to my MarS RAIN, Star 35, dan trah PeKaDe ~