Akhir Januari 2007, aku membaca buku terjemahan Into Thin Air-nya Jon Krakauer. Sebuah true story tentang pendakian ke Everest dari arah Nepal pada Mei 1996 yang menewaskan 12 orang korban. Termasuk dua pemimpin ekpedisi yang dikenal sebagai pemandu-dan-pendaki-berpengalaman di kalangan para pendaki.
Sebagai orang-yang-tidak-pernah-naik-gunung, awalnya hampir menyerah karena banyak istilah-istilah yang asing. Tapi Jon Krakauer memberikan catatan kaki yang memudahkan pembaca untuk memahami kata-kata, tokoh-tokoh, atau kejadian-kejadian yang populer di kalangan pendaki, namun tidak bagi orang awam. Jadi, semakin ke belakang semakin mudah memahami dan semakin seru kisahnya.
Sesekali aku membaca sambil membayangkan seperti apa kira-kira kondisi atau bentuk benda yang dimaksud. Misalnya, para pendaki yang berjalan di atas gunung es setinggi 29.028 kaki dengan memakai sepatu es (crampon), membawa kapak es, dan pada saat-saat tertentu harus mengikatkan tali (belay) ke sesama pendaki yang lain, mengenakan masker tabung oksigen, dan harus berulangkali menghindari longsoran salju dan bongkahan es (serac). Kabarnya kisah ini pun dibuat film tv-nya berjudul Into Thin Air: Death on Everest (1997) tapi hanya tayang di Amrik ma Czech. Tiga kata untuk buku ini: seru, mendebarkan dan tragis.
Awal Februari 2007 aku melihat teaser film bioskop Trans TV berjudul Vertical Limit. Kelihatannya bercerita tentang pendakian ke Everest juga. Tetapi, saat jam penayangannya, aku malah ketinggalan nontonnya. Dan ceritanya sudah hampir mendekati bagian akhir. Dan scene yang kulihat saat itu, seperti visualisasi dari bayanganku saat membaca Into Thin Air. Beberapa istilah yang di film ini sebagian besar sudah kukenal dari Into Thin Air. Adegan yang di Vertical Limit yang masih kuingat adalah waktu salah satu tim penyelamat dari Pakistan yang membawa nitrogliserin (bernama Kareem), sholat di atas es pada ketinggian 26.000 kaki. Adegan yang jarang-jarang ada kan ada film Amerika?
Note:
Tulisan ini adalah repost dari tulisanku pada 11-02-2007 di multiply (yang akan menutup layanan blognya sebelum 1 Desember 2012). Sepertinya belum lama aku membaca buku dan melihat teaser film di atas. Tapi ternyata sudah lima tahun yang lalu. (Jadi ingin membacanya kembali. Mmm... tapi dulu pinjam bukunya siapa ya? Jadi ingin menonton Vertical Limit juga, dari awal sampai akhir)




