Saya pertama mengenalnya dengan istilah merenda. Sebelum saya lahir, ibu lebih dahulu mengenalnya dan menghasilkan banyak karya. Meskipun begitu saya baru tertarik untuk mencobanya setelah esema atau kuliah. Kebetulan sering sekali melihat tetangga yang kala itu adalah pengrajin tas dari bahan nilon.
Akhirnya saya tahu istilah kerennya adalah crocheting.Yang dibutuhkan untuk crocheting adalah hakpen, benang, dan ... ya, mood yang bagus (haha). Pada awalnya, beberapa kali saya mencoba membuatnya namun tak pernah selesai. Baru setengah jalan, bongkar, jalan lagi bongkar lagi. Dan, akhirnya karya pertama saya yang sampai pada tahap finishing adalah syal berwarna biru ini.
Meskipun masih terbatas dengan single dan double stitch, mood crocheting-ku (yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba pergi) menghasilkan beberapa benda di bawah ini:
- White Belt --> ikat pinggang berbahan benang katun bali warna putih, aksen: gesper plastik blinkblink.
- White Purse --> tas selempang kecil cukup untuk dompet dan hape, bahan: benang katun bali warna putih, aksen: kancing plastik besar warna putih.
- Black Clutch --> tas tangan sederhana buat party wannabe, bahan: tali kur warna hitam, aksen: kancing shanghai warna hitam.
- Pouch HP Pelangi --> tempat hape dengan bahan benang wol (sisa paket kruisteek yang tak terselesaikan)


Hihi, g nyangka, mbak...bs telaten bikin crochet,,,eh bikin foto ky gt caranya gmn...ajarin dong??? hehe
ReplyDeleteHihi, g nyangka, mbak...bs telaten bikin crochet,,,eh bikin foto ky gt caranya gmn...ajarin dong??? hehe
ReplyDeletehehe... pas mood nya bagus mba. kadang barang sekecil itu le gawe berbulan-bulan. haha.
ReplyDeleteiku edit fotonya aku pake photoscape, mba. tinggal klak klik aja kok.